UMP Naik Di Tahun 2024, Samsun : Ini Upaya Peningkatan Kesejahteraan Pekerja Buruh

Dok. Muhammad Samsun Wakil ketua DPRD Kaltim/ist/jejakdm.com.

JEJAKDM.COM, SAMARINDA- Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Samsun, menyoroti penetapan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) di Kaltim sebesar 4,98 persen tahun 2024.

Provinsi Kaltim telah mengumumkan UMP tahun 2024. Diketahui UMP Kaltim 2023 adalah sebesar Rp 3.201.396, telah mengalami kenaikan sebesar 4,98 persen menjadi Rp 3.360.858.

Hal tersebut, telah ditetapkan dan dituangkan di lima poin Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 100.3.3.2/K.814/2023 Tentang Penetapan UMP Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024.

Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun menerangkan, pihaknya belum dapat menganalisa secara mendalam terkait UMP yang telah ditetapkan. Apakah sudah sesuai atau belum.

“Kami sangat memperhatikan masalh UMP ini, karena ini menyangkut upaya peningkatan kesejahteraan bagi para pekerja” ungkapnya Samsun, beberapa waktu lalu Senin (27/11/2023).

Menurut legislator Kaltim itu, pembahasan UMP akan menyangkut berbagai hal. Tidak hanya berdampak pada kesejahteraan masyarakat, namun pekerja dan pemilik usaha juga akan merasakan pengaruhnya.

Samsun melanjutkan, jangan sampai pembahasan kenaikan UMP di Kaltim, menjadi sebuah permasalahan berkaitan dengan sistem keuangan suatu perusahaan. Pasalnya, persoalan tentang keuangan adalah suatu hal yang vital.

“Tentunya kita juga ingin menciptakan iklim usaha dan iklim investasi yang sehat di kalimantan timur, yang berdampak terhadap peningkatan masyarakat kaltim, terkhusus kesejahteraan buruh,” urainya.

Pasca informasi kenaikan UPM Kaltim diterimanya, Samsun membeberkan bahwa benua etan memiliki potensi sumber alam yang kaya. Selain itu, ditingkat perekonomian pun juga stabil.

“Patut di syukuri sebab banyak keunggulan-keunggulan kalimantan timur dibanding kalimantan yang lainnya dan kita bersyukur akan hal itu,” lanjutnya.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu pun berharap, kenaikan UMP di Kaltim tersebut, telah diperhitungkan secara mendalam dan matang dari berbagai aspeknya. Sehingga, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di benua etam.

“Iklim perekonomian kita sudah mulai membaik pasca covid, dan tentunya kita juga berharap pendapatan buruh juga meningkat. Saya berharap meningkatnya iklim usaha dan ekonomi bisa berdampak pada peningkatan pendapatan buruh,” tutupnya.

[ADV/DPRD Kaltim.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *