DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi Sistem Pelayanan Kesehatan Berbasis Teknologi

JEJAKDM.COM – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi, memberikan dorongan untuk mengoptimalkan Sistem Rujukan Online (Sisrute) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Langkah ini diambil guna memudahkan masyarakat dalam mendapatkan rujukan yang dibutuhkan.

Reza memberikan masukan perlunya penerapan Sisrute dan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk memastikan kelancaran proses administratif dan pelayanan medis.

Menurutnya, hal ini penting untuk memperoleh informasi dengan tepat dalam sistem jaringan koordinasi, pelaporan, dan prosedur administrasi pada layanan rumah sakit.

“Ini akan jadi satu poin peningkatan dalam teknologi kesehatan khususnya pada aspek sistem pelayanan publik serta sistem jaringan koordinasi, pelaporan, dan prosedur administrasi pada layanan rumah sakit,” jelasnya.

Legislator Gerindra ini, Reza menekankan perlunya implementasi dua sistem ini di seluruh RSUD di Kaltim, mengingat regulasi Kementerian Kesehatan yang harus sejalan.

Meskipun beberapa RSUD, seperti RSUD AW Syahranie Samarinda, sudah menerapkan sistem ini, Reza berharap agar implementasinya dapat lebih maksimal.

“Saat ini, sebagian RSUD seperti RSUD AW Syahranie Samarinda telah menerapkan sistem ini, dan harapannya ini bisa lebih luas penerapannya ke RSUD lainnya yang ada di Kaltim.” Tambahnya

Lebih lanjut, Reza menyoroti pentingnya konektivitas antara RSUD dengan kabupaten/kota, terutama dalam memudahkan pelayanan rujukan melalui (Sisrute) dari Puskesmas secara online.

Sebagaimana diketahui ada tiga RSUD yang diwajibkan menerapkan sistem ini yakni RSUD AW Syahranie Samarinda, RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, dan RS Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam Samarinda.

Reza terus menegaskan pentingnya penerapan sistem anjuran Kementerian bagi semua RSUD di bawah naungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Sisrute, menurutnya, tidak hanya menyediakan informasi ruangan, tetapi juga informasi diagnosis dan dokter yang menangani pasien.

“Agar kita turut hadir sebagai warga yang taat terhadap regulasi kesehatan, Kami mendorong penerapan dan penggunaan maksimal sistem ini, termasuk data yang sudah terdokumentasikan secara online,” tegas Reza.

Adv/DPRD Kaltim

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *